Ibadah Umrah Semakin Maksimal, Inilah Tempat Berdoa yang Mustajab di Tanah Suci

Kategori : Umrah, Features, Ditulis pada : 04 Juni 2026, 09:43:43

Tujuan paling utama dari haji dan umrah yaitu beribadah kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang harus diutamakan saat berada di Baitullah adalah berdoa. Ya, karena dengan berdoa, kita akan selalu berdzikir Allah ketika sedang melaksanakan ibadah.

Seperti yang kita ketahui, ada banyak adab berdoa yang dianjurkan. Salah satunya yaitu memilih waktu-waktu dan tempat yang mustajab ketika berdoa. Waktu ibadah umrah adalah waktu yang pastinya mustajab untuk berdoa. Nah, begitu juga tempatnya.

pexels-shams-alam-ansari-4118038.jpg

Photo by Shams Alam Ansari from Pexels

Baitullah, begitu julukan untuk kota Makkah dan Madinah. Tetapi tahukah Anda bahwa ada beberapa tempat mustajab di Baitullah yang tak boleh Anda lewatkan agar doa Anda lebih dikabulkan. Manfaatkan setiap detik ketika umrah menjadi waktu bertambahnya pahala di sisi Allah SWT.

Tak perlu berlama-lama lagi, berikut ini deretan tempat-tempat yang mustajab untuk memanjatkan doa ketika menjalani ibadah umrah. Simak selengkapnya, yuk!

Multazam

Multazam adalah tempat atau dinding yang terletak di antara Hajar Aswad dan pintu masuk Ka’bah. Menurut riwayat salah satu hadits menyebutkan bahwa multazam adalahmerupakan tempat yang mustajab agar doa cepat terkabul.

Diriwayatkan Abdullah bin Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

“Multazam merupakan tempat terkabulnya doa. Tidak ada satupun doa yang seorang hamba panjatkan di Multazam, kecuali akan dikabulkan oleh Allah.” (HR. Ahmad)

Tidak mengherankan kalau saat haji dan umrah, para jamaah rela berdesak-desakan di sekitar Multazam hanya untuk memanjatkan doa. Anda bisa menjadwalkan berdoa di Multazam, siapkan doa terbaik Anda agar lebih siap jika diberikan kesempatan untuk berdoa di tempat yang mustajab ini.

Hijr Ismail

Tempat selanjutnya yaitu Hijr Ismail. Di manakah letak Hijr Ismail berada? Hijr Ismail adalah tempat yang bentuknya setengah lingkaran yang berada tepat di sisi Ka’bah.

Dulu, Hijr Ismail ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari Ka’bah yang dibangun oleh Nabi Ismail. Karena terjadinya bencana alam yang sempat merobohkan sebagian dinding Ka’bah, maka terjadilah pengurangan bangunan Ka’bah yang sekarang ini lebih akrab sebagai Hijr Ismail.

Sehingga, bisa disimpulkan, Hijr Ismail adalah tempat yang mustajab untuk berdoa, karena masih menjadi bagian dari Ka’bah. Terlebih jika Anda mendirikan sholat 2 rakaat di sini, tentunya ada banyak keutamaan.

Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Dalam Masjidil Haram ada 4 tiang yang salah satunya disebut Rukun Yamani. Selain itu terdapat pula Rukun Aswad, kedua rukun ini adalah tempat yang mustajab untuk berdoa. Hajar Aswad merupakan pondasi dasar ketika Nabi Ibrahim meninggikan bangunan Ka’bah.

Selain memperbanyak doa, disunnahkan pula untuk mencium Hajar Aswad, karena sebab Rasulullah SAW kerap mencium Hajar Aswad saat thawaf. Beruntung bila Anda juga bisa berkesempatan mencium Hajar Aswad seraya memperbanyak doa.

Di Dalam Ka’bah

Ka’bah merupakan bangunan yang bagian dalamnya juga dapat ditempati untuk shalat ataupun berdoa. Namun sepertinya agak sulit untuk bisa memasuki Ka’bah karena mematuhi aturan yang ditentukan. Anda tetap bisa masuk area Hijir Ismail (yang merupakan bagian dari Ka’bah ) untuk shalat sunnah mutlak dan berdoa sebagai gantinya.

Antara Bukit Shafa dan Marwa

Bukit Shafa dan Marwa menjadi saksi bisu dari perjuangan ibunda Ismail mencari air ketika Ismail kecil kehausan. Perjuangan tersebut diabadikan dengan dijadikannya Sa’i sebagai rukun yang wajib dilaksanakan ketika umrah.

Sa’i dilaksanakan dengan cara berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwa. Nah, di tempat itulah Anda dianjurkan memperbanyak doa karena tempat tersebut merupakan salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa. Awali dengan membaca tasbih|Subhanallah), Alhamdulillah, dan Allahu Akbar sebanyak 3 kali lalu disambung dengan doa yang diinginkan.

Maqam Ibrahim

Setelah melaksanakan thawaf sebanyak 7 kali putaran, Anda dianjurkan untuk berhenti sejenak di Multazam. Kemudian, Anda bisa lanjut untuk shalat sunnah 2 rakaat di belakang maqam Ibrahim, yang terletak tak jauh dari Multazam.

Sumur Air Zam-Zam

Keistimewaan air zam-sam sudah tak diragukan lagi. Sumur ini muncul ketika Nabi Ismail menghentakkan kakinya ke tanah, waktu Ibunda Siti Hajar sedang berusaha mencari air untuk buah hatinya. Akan tetapi ternyata justru dari dekat kaki Ismail muncul mata air yang saat ini dikenal sebagai sumur air zam-zam.

Rasulullah menyebut bahwa air zam-zam berkah dan dapat menjadi obat bagi segala penyakit. Bahkan, dulunya Jibril memakai air zam-zam untuk mencuci hati Rasulullah. Ingat berniat sebelum meminum air zam-zam, dan panjatkan doa yang baik-baik.

Raudhah

Jika lokasi sebelumnya yang sudah disebutkan adalah tempat-tempat mustajab di Makkah, maka Raudhah ini berlokasi di Madinah. Tepatnya, di Masjid Nabawi. Raudhah dikenal sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa.

Dulunya, Raudhah merupakan tempat di antara kediaman Rasulullah SAW dan mimbar di Masjid Nabawi. Seperti diketahui dalam sejarahnya, rumah Rasulullah SAW berada tepat di samping masjid Nabawi.

pexels-vjapratama-1310102.jpg

Photo by vjapratama from Pexels

Maka dari itu, sempatkan diri untuk banyak-banyak berdoa di Raudhah ketika berada di Masjid Nabawi. Panjatkanlah doa yang panjang, insyaAllah Allah Maha mengabulkan segala doa, apalagi jika berdoa di tempat yang mustajab seperti Raudhah ini.

Itulah beberapa tempat yang mustajab di tanah suci yang tak boleh untuk Anda lewatkan saat melaksanakan ibadah umrah. Siapkan doa-doa terbaik Anda, sebelum berangkat umrah. Jika perlu tulis sejelas-jelasnya yang menjadi doa Anda maupun jika Anda mendapat titipan doa dari kerabat, sahabat, dan lainnya. Doa yang baik akan balik kepada yang mendoakan, bukan? Selamat berdoa!

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id